Minggu, 22 November 2009

OOT : Duel Joomla vs Blogger


Akhirnya workshop Joomla vs blogger bisa terlaksana di RM Sami Kuring pada 22 November 2009. Pembentukan panitia pelaksana worshop ini sangat singkat dimana saat pembahasan grand launching Cimart 16 Oktober tercetus ide ini langsung ditunjuk Pak Akur sebagai ketuanya.
Suatu acara pasti membutuhkan dana untuk kelancaran kegiatannya. Untuk kesuksesan acara ini akhirnya dibuat sponsorship dengan beberapa pihak. Dengan waktu yang mepet, cuma 2 minggu sebelum pelaksanaan acara, saya diberi tugas untuk memasukan proposal sponsor ke Sari Roti.
Tembus engga ya? Lahaola aja, akhirnya saya telpon contact person yang dikasih oleh Pak Akur. Alhamdulillah dari Sari Roti bersedia barter product sebanyak 100 pcs roti dengan pemasangan iklan di seputarcikarang.com
Selain roti, tim yang lain berhasil menembus unilever dengan mendapatkan es krim. Di saat break time workshop setiap peserta mendapat roti yang empuk dan es cream yang enak.

Senin, 19 Oktober 2009

Halal bi halal ala Cimart




















Ada yang bisa merangkaikan cerita atas gambar-gambar di atas?

Rabu, 09 September 2009

Akhirnya datang juga....

Alhamdulillah, sejak bergabung dengan mmc1 4 bulan yang lalu, semangat untuk berwirausaha tetap terjaga. Berbagai kendala baik dari segi modal (finansial) hingga operasional lambat laun mulai terkuak. Dan pada 6 September 2009 ini adalah titik kulminasi dimana impian untuk membuka rumah makan khas sunda menemukan titik terang dengan dibukanya warung nasi sedehana "Pondok Rasa Cimandiri". Bertempat di ruko jalan Cimandiri 2D Blok V1 No. 5, minggu sore mulai beroperasi. selanjutnya.....

Senin, 24 Agustus 2009

Hari Pertama Cimart di Ruko Anggrek

Jumat sore sepulang kerja, menyempatkan diri mampir ke toko baru Cimart. Disana sudah ada Pak Wawan yang nampaknya sudah tak sabar ingin tau perubahan yang terjadi di bekas tokonya. Melihat perubahan yang terjadi beliau tersenyum puas.


Salah satu owner Cimart

Barang-barang pindahan dalam dus semalam sudah mulai ditata dalam rak. Ketiga karyawan Cimart nampak sibuk mengatur display produk.

Karyawan baru Cimart, Bobby dan Dicky sedang sibuk menata barang.

Beras adalah komoditi utama Cimart

Sementara itu beras diletakan dideretan depan sebelah kanan setelah pintu masuk, masih terlihat sedikit karena belum dikemas lagi kedalam plastik 5 kg dan 10 kg. Begitulah aktifitas hari pertama hingga sore hari di toko Cimart ruko anggrek. Kini Cimart lebih siap melayani anggota yang akan berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan lokasi yang lebih mudah dijangkau.

Jumat, 21 Agustus 2009

Tatkala biker menjadi driver

biker melintasi sungai di musim kemarau.

Kepindahan Cimart dari Jl. Tarum Barat ke ruko anggrek membutuhkan sarana angkutan yang memadai. Alhamdulillah, cimart mendapat support dari Pak Wisnu pemilik rumah makan Sami Kuring berupa pinjaman mobil box. Kebetulan supirnya sedang off, jadi Pak Bandi kelimpungan nyari orang yang mau jadi supir untuk cimart. Setelah 2 kali melemparkan masalah supir ini di milist cimart, akhirnya saya berinisiatif untuk tugas ini. "Ok, saya siap Pak".

Pukul 19.00 udah nyampe Netcomm tapi belum ada teman-teman cimart yang datang. Segerombolan anak-anak berpakaian putih tampak sedang pawai, berjalan membawa obor. Biar gak terlalu malam, langsung saja meluncur ke RM Sami Kuring.

"Selamat malam, Bapak mau makan apa?" dengan ramah seorang gadis menyambut saya di pintu masuk.

"Malam Mbak, saya mau ketemu Pak Larno", jawabku dengan pede.

"Darimana Pak?"

"Cimart."

"Silahkan duduk".
Tak lama keluar seorang pria dengan wajah yang nampak lusuh.

"Pak Bandi ya?" tembaknya.

"Bukan Pak, saya Gunawan dari cimart".

"Saya pikir mau ambil mobilnya sore tadi." tampak sedikit berpikir: kasih pinjem gak ya?

Setelah berbasa-basi sedikit akhirnya kunci mobil diberikan. "Paling telat jam 10 dah selesai Pak, cuma pake di seputar Cikarang Baru aja kok", kataku.

Setelah menerima kunci, lapor security dulu takut disangka kabur bawa mobil, bisa berabe urusan.

Sebuah mobil box, carry 1500 cc terparkir dipojokan dekat parkir motor. Kucoba mengatur posisi duduk supir supaya agak kedepan tapi gak bisa. (beda ya sama mobil pribadi)
Kunyalakan mesin, hidupin lampu depan lalu oper gigi mundur, kreuk terdengar suara perpindahan gigi yang kasar (udah perlu diservis lagi kayanya). Dengan hati-hati keluar dari pelataran parkir Sami Kuring, takut nyenggol mobil tamu (maklum biasa bawa motor, control areanya lebih kecil daripada mobil, bawanya malem lagi).

Sambil beradaptasi sesegera mungkin dengan mobil, aku segera meluncur ke Cimart.

Di Cimart sudah banyak orang disana, Pak Ceppy, Pak Ipung, Pak Firman. Sampai disana jam 19.30 berbarengan dengan Pak Wawan dan Pak Afrizal. Pak Nana, Pak Bandi. Segera saja tumpukan beras didalam cimart berpindah ke dalam mobil box. Ditemani Hendra, kita segera berangkat ke Netcomm (gila euy, meni berat kieu).

Sesampainya di Netcomm baru ada Pak Rui, Pak Eko dan Pak Anas. Tanpa dikomando lagi beras langsung dibongkar. Begitulah, kegiatan angkut barang dari Cimart ke ruko anggrek hingga 3 rit. Jam sepuluh kurang dikit, Pak Eko menemaniku mengembalikan mobil ke SK.
Terima kasih Pak Wisnu atas supportnya.

Maaf martabaknya gak sempet dikomentari (gak tau udah dibayar belum).

Tugas selesai.

Kamis, 20 Agustus 2009

Ada apa di Netcomm?

Mas, ada apa nih rame-rame? Tempat saya mau diapain?


Maaf tempat ini kami sita, saya lapor komandan dulu.

Aduh..., lupa ada janji sama cimart.


Tempat ini akan digunakan Cimart untuk grosir dan retail sembako.

Kamis, 13 Agustus 2009

Cimart......, lanjutkan

Dengan keterbatasan waktu yang ada, alhamdulillah semalam bertempat di toko Cimart hadir 7 orang pengurus. Pak Ceppi, Pak Firman, Pak Parjan, Pak Nana, Pak Nas, Pak Gun dan Pak Bandi. Pukul 20.00 diskusi dimulai.Tampak tumpukan karung beras diatas palet telah berubah menjadi seperti ini.

beras yang bisa tertawa

Alhamdulillah, itu artinya beras kita telah habis terjual. Tinggal beberapa kantong ukuran 5 kg dan 10 kg yang tersusun diatas rak.

beras yang bisa tersenyum

Karyawan

Dari 2 orang calon karyawan yang telah diwawancarai oleh Pak Eko dan Bu Win, disepakati kita akan terima keduanya sehingga total karyawan Cimart menjadi 3 orang. Mengingat, toko sering tutup lebih awal daripada kunjungan pelanggan dari kalangan anggota Cimart. Dengan 3 orang karywan ini bisa diatur jadwal jaga toko sehingga memungkin salah satunya untuk off. Selain itu salah satu karyawan akan difungsikan sebagai sales untuk barang yang jual secara grosir. Palu telah diketuk oleh Pak Parjan :"sah".

Penjualan beras

Selain menggunakan sistem telpon, Cimart juga akan mengkombinasikannya dengan door to door dengan membawa daftar barang/product list. Untuk mempercepat perputaran beras, setiap anggota wajib menjual 1 karung per bulan kepada tetangga terdekat, famili atau kenalan. Untuk meningkatkan nilai jual perlu membenahi sektor label yang ada dengan label kertas 2 warna. Tugas ini diemban oleh Pak Nana.

Pindah toko

Usulan untuk pindah toko ke lokasi yang lebih strategis nampaknya menjadi hal yang sangat urgen karena untuk jangka panjang lokasi toko saat ini kurang cocok untuk grosir. Lalu pindah kemana? Opsi pertama adalah ke ruko anggrek/lantai bawah Netcom dengan biaya sewa per tahun 20juta.

Opsi lain? Untuk sementara, peserta meeting hanya mengangkat bahu. Akhirnya tercetus ide untuk mencari tempat/ruko lain sebagai pembanding. Ruko deretan Arcade sudah diatas 25 juta per tahun. Akhirnya saya ditugasi untuk mencari informasi ruko sentra niaga, dua lantai. Deadline hari Sabtu. Diharapkan sebelum memasuki bulan puasa ini Cimart sudah pindah toko.