Selasa, 03 Mei 2011

Doa tahun ini

Bismillahirahmanirrohim

Ashhaduanlaa ilaaha illallah
Wa ashhadu anna muhammadarrosuulullah

La haula wala quwwata illa billahil a'liyil adzhim

Ya, Allah saya : .........................
Mohon izin dan bantuannya.
Minta ditransfer 100juta ke rekening bca saya...

Amien....

Senin, 14 Februari 2011

Urang Neangan Urang

Ulah nuduh ka nu jauh
Ulah nyawang ka nu anggang
Nu caket geura caketan
Nu deukeut geura deuhesan
Aya naon jeung aya saha
Dina jeuro wujud urang

Geura pek geura panggihan
Moal jauh tina wujud
Moal anggang tina awak
Cirina satangtung diri
Tiluhur sausap rambut
Tihandap sausap dampal

Ulah kabobodo tenjo
Ulah kasamaran tingal
Nu lain dienya-enya
Nu nyanding diapi lain

Sing asak-asak ngejo
Bisi tutung tamagana
Sing awas-awas nenjo
Bisi kaduhung jagana


(source: unknown)

Senin, 13 Desember 2010

Hujan di Minggu pagi

Hari minggu adalah hari dimana pe-jogging Cikarang Baru melakukan olahraga diarea Tropikana Garden. Ada juga yang main bulu tangkis bersama keluarga atau teman sepermainannya. Namun minggu ini, 12 Desember langit mendung. Dibeberapa titik sudah mulai hujan rintik-rintik.


Pukul 7.30 hujan semakin deras, pedagang yang tidak membawa terpal kalang kabut menyelamatkan barang dagangannya. Sementara pengunjung yang sedang makan dibawah terpal pun tak luput dari deraan air hujan.

Inilah kondisi yang menjadi momok bagi pedagang dipasar festival Cikarang. Hujan tak seberasa besar ini pun langsung menurunkan omzet para pedagang.

Pedagang pakaian yang barang dagangannya terciprat air hujan menjadi kurang menarik dimata calon pembeli. Bagi pedagang makanan mungkin masih bisa berpikir positif, hawa dingin setelah hujan akan menyebabkab orang menjadi lebih cepat lapar. Mudah-mudahan setelah reda pengunjung kembali mendatangi lapak-lapak mereka. Dari pantauan kami, para lapaker mengakui kalo omzet jualan minggu ini jauh menurun dibanding minggu sebelumnya.

Jumat, 26 November 2010

Belajar (lagi) agama Islam

Zaman boleh berganti, tapi pengetahuan agama juga perlu ditingkatkan. Mari kita refresh lagi pengetahuan kita tentang agama islam yang paling dasar.

Rukun Islam ada lima:
1. Membaca 2 kalimat sahadat.
"Ashhadu anlaa ilaaha illallah, wa ashhadu anna muhammadarosuulullah".
Artinya aku bersaksi tidak ada tuhan selain Allah, dan saya bersaksi (bahwa) Muhammad itu utusan Allah.

Setelah mengucapkan 2 kalimat sahadat masuk ke rukun yang kedua,

2. Mendirikan shalat
Orang islam diwajibkan mendirikan shalat 5 kali setiap hari, shalat zhuhur, asyar, maghrib, isya dan subuh.

3. Melaksanakan puasa dibulan Ramadhan.
Kaum muslim diseluruh dunia wajib melaksanakan puasa ramadhan selama satu bulan penuh.

4. Mengeluarkan zakat

5. Melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu, baik materi ataupun immanteri.

Sebagai seorang muslim, sudahkah kita menjalankan rukun islam secara baik?

Senin, 11 Oktober 2010

10-10-10

10 Oktober 2010 dijadikan sebagai hari yang special bagi sebagian orang, khususnya yang akan melangsungkan pernikahan. Gedung-gedung pertemuan penuh terisi oleh acara resepsi/pernikahan, salah satunya adalah Indra Bekti, presenter kondang. Tak mau ketinggalan, salah satu kerabat di Bandung melangsungkan resepsi pernikahan pada hari 10-10-10 walaupun akad nikahnya sendiri telah dilakasanakan pada 03-10-10.

Rencananya kita akan pakai motor dari Cikarang ke Bandung, tapi karena Sabtu paginya Cikarang diguyur hujan akhirnya menggunakan mobil sewaan, Avanza 2004. Jam 14.00 ke Bogor ambil mobil sekalian jemput Ibu dan Aca, si Bungsu. Tiba di Bogor jam 16.30. Setelah istirahat sejenak dan solat Asyar, jam 17 kita bertolak dari Bogor ke Bogor lewat Cipularang.

Memasuki tol Jagorawi tampak jalanan ramai lancar diiringi hujan dengan intensitas ringan, sedikit tersendat ketika memasuki gerbang tol Pasar Rebo karena banyak juga antri lewat tol Cikunir.

Jam 19.00 mampir ke Cikarang dulu, jemput istri dan Kiki. Mandi lalu makan. Jam 20.00 kita jalan lewat Jalan Raya Karawang masuk tol Karawang Barat. Ternyata dari persimpangan lampu merah ke tol Karawang Barat lumayan jauh, mungkin hampir sama kalo lewat Klari.

Setelah memasuki jalan tol, Avanza bisa berlari 100 km/jam. Tol Cipularang dengan jalanan yang menanjak dan bergelombang membuatku untuk mempertahankan kecepatan di 80 - 100 kpj sebab jika kecepatan dibawah itu akan sangat berat sekali ketika melewati pendakian. Begitu rambu "awal pendakian" terlihat kuinjak pedal gas lebih dalam biar gak kedodoran ditanjakan.

Beberapa kendaraan didepan yang gak kuat nanjak memaksaku untuk bermanuver ke lajur tengah, zigzag ke kanan. Rupanya karena jalanannya gak mulus penumpang dibelakang protes.
Ya sudah..., akhirnya mentok di 80 kpj. Keluar tol Pasteur. Malam ini kita bermalam di Pasir Jati, Ujung Berung, dirumah adik perempuan. Esoknya baru jalan lagi menghadiri resepsi pernikahan kerabat.

Jumat, 16 Juli 2010

Pelajaran Bisnis

Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.

Kalau sebagai pebisnis, kita cenderung hanya bergaul dengan sesama pebisnis yang rata-rata, berpikiran rata-rata, memiliki visi yang rata rata dan mempunyai tingkat kepositif-an yang rata-rata, maka percayalah, hasil yang sebetulnya hanya rata-rata pun sudah akan dianggap luar biasa oleh mereka. Bila kita sudah berpuas diri atas prestasi yang sebetulnya masih relatif rata-rata dan malas untuk masuk ke gelanggang komunitas yang lebih tinggi untuk meningkatkan standard pencapaian kita, maka kelengahan ini akan membuat kita tertinggal makin jauh dibanding pergerakan pergerakan besar yang tengah terjadi diluar sana dengan intensitas yang terus meningkat dari hari ke hari.

Sebuah pameo lama berkata;
Kita cenderung menjadi produk lingkungan kita.
Artinya, lingkungan dimana kita bergaul akrab didalamnya, cenderung akan mempengaruhi dengan kuatnya pemikiran pemikiran kita, tindakan-tindakan, latar belakang dari semua keputusan, komitmen komitmen yang kita tetapkan dimasa mendatang serta menjadi indikasi terhadap arah yang kita tuju.

John mason menuliskan dalam salah satu bab tulisannya;
Katakan pada saya siapa sahabat terbaik anda, Dan saya akan katakan kepada anda siapa anda. Jika anda berkumpul bersama serigala, anda akan belajar melolong, tetapi jika anda bergaul dengan elang, anda akan belajar cara membumbung mencapai ketinggian yang luar biasa.

Bergaul terlalu dekat dengan tipikal orang rata-rata, baik dalam pemikiran, ide, pencapaian dan visi selain menghambat pertumbuhan, komunitas jenis ini cenderung juga bisa mempengaruhi kobaran api motivasi. Mimpi-mimpi besar yang kita bangun, bisa bergeser sedemikian rupa diatas teori pembenaran yang bernama rasionalitas maupun kenyataan hidup.


Visi-visi hebat yang tadinya terasa begitu mungkin untuk dijangkau, setelah bersinggungan dengan komunitas model ini, seringkali menjadi kabur Dan terlihat begitu jauh hanya karena komunitas rata-rata ini yang seringkali justru berisi orang orang pintar secara akademik, tajam dalam berpikir dan relatif cakap dalam profesinya, tapi sebetulnya miskin secara visi Dan lemah dalam daya terobos. Semakin lama bergaul dengan mereka yang rata-rata tersebut, maka semakin bertumbuh-lah pemikiran didalam kepala hal hal yang sebelumnya kita abaikan sama sekali seperti;

Bahwa keahlian berbisnis adalah berbentuk Gen yg diwarisi dari generasi ke generasi melalui hubungan darah atau ras. Dimana mereka yang tidak mewarisi Gen dagang atau Gen bisnis, kecil kemungkinan menjadi pengusaha besar.

Pencapaian bisnis hebat hanya mungkin terjadi pada mereka yang datang dari keluarga bermodal keuangan hebat, karena mana Ada sih bisnis yang benar benar hebat yang bisa tumbuh oleh sekedar semangat kuat dengan modal keuangan yang cenderung hanya modal dengkul?

Bisnis yang berhasil hanya bisa dibangun diatas koneksi yang kuat yang tentunya harus dibangun diatas investasi keuangan yang tidak kecil untuk memeliharanya. Tanpa koneksi yang kuat, seberapa besar sih bisnis baru kita bisa tumbuh?

Di lain sisi, orang orang gagalpun bisa memetik banyak sekali pelajaran berharga, tetapi memetik pelajaran dengan menjadi lengket adalah 2 issue yang sama sekali berbeda.
Bergaul dengan orang orang hebat, memang tidak membuat bisnis-bisnis kita secara otomatis langsung menjadi hebat, hanya saja dengan bergaul akrab dengan komunitas ini , atmosfir dan spirit mereka-mereka yang hebat dalam pencapaian, maupun kuat dalam visi umumnya bisa menular sedemikian rupa. Roh yang mempengaruhi semangat juang untuk menciptakan sesuatu yang benar hebat, yang mengatasi segala keterbatasan kita, akan lebih mudah untuk dibangkitkan dan dibakar.

Salah seorang pengarang buku yang tulisan tulisannya umumnya berfokus pada motivasi, pernah berkata bahwa 5 orang sahabat yang tepat lebih baik dari 50 sahabat yang bercampur aduk.

Dan sebagai penutup, Ada baiknya merenungkan sebuah peribahasa Bulgaria yang meneguhkan statement diatas;

Jika anda mendapatkan diri anda mengambil dua langkah maju dan satu langkah mundur, pastilah ini karena anda sudah menjalani pergaulan yang campur aduk didalam hidup anda.

disadur dari tulisan Wishnu iriyanto

Jumat, 09 Juli 2010

Silaturrahmi = Opportunity

Memang benar menjalin silaturahmi mempermudah urusan rezeki. Ajang mastermind pada hakekatnya adalah memanjangkan tali silaturahmi antara anggotanya, bergantian menjadi tuan rumah. 30 Mei 2010 lalu Pak Agus kebagian tempat menjadi tuan rumah mastermind. Hadir diantaranya Pak Rui, Pak Mualif, Pak Eko dan Pak Sangadi. Pak Sangadi yang tertarik dengan budidaya kelinci begitu antusias menceritakan kemajuan usaha yang dirintisnya setelah Juni kemarin resmi resign dari kantornya.

Dilain pihak, Pak Rui yang mencoba menambah daya tarik studio dan sekolah musiknya dengan kantin disebelah studionya terkendala dengan pengelola usaha makanannya, yaitu angkringan Jogja. Pemilik angkringan tsb tidak bisa konsisten dengan usahanya, satu minggu buka, satu minggu tutup. Terakhir, satu minggu buka dua minggu tutup. Ini adalah masalah klasik untuk pengusaha kuliner dimanapun yang masih bekerja ditempat lain sehingga urusan usaha ditangani oleh karyawannya. Lain halnya dengan kavling sebelah kiri yang dijalankan Cak Narto, setiap malam ramai pengunjung menikmati menu angkringan sambil lesehan ditempat parkir Ruko Pavilion Niaga.

Entah mengapa Pak Eko berceletuk: "Kenapa gak diserahkan ke Mas Gun aja buat ngelolanya?"

Semua perhatian peserta mastermind langsungtertuju ke arah saya.

"Gimana Mas Gun, sanggup?" tanya Pak Rui.

Terdiam sejenak, lalu menyanggupi usulan tsb.


Tampak depan JM Music & Studio

Konsepnya adalah tenda kafe ala lesehan. Areal hijau pertokoan yang saat itu tidak terurus, ditumbuhi rumput setinggi lutut akan dibuatkan menjadi taman yang asri dengan 5 buah tenda yang bisa dibongkar pasang. Salah satu tenda disediakan khusus bagi pengunjung yang ingin bernyanyi atau bermain musik. Adanya fasilitas free hotspot dan life music seminggu sekali akan menjadikan daya tarik tersendiri bagi pengunjung.


Areal hijau dan space yang akan dijadikan kantin/kafe mulai dirapikan
Akhirnya ditetapkan 10 Juli 2010 sebagai launching JM Cafe. Segera kita bergerak cepat.

Kamis, 17 Juni 2010

Oleh-oleh Festival Wirausaha Bekasi 2010

Selepas nganter Kiki sekolah langsung ke Jababeka II, janjian mau nebeng mobil Pak Wawan ke Bekasi Square.
view depan halte Jababeka II.
Jam 7.30 akhirnya ketemu juga diseberang Paparon.
Tiba di Bekasi Square jam 8.30an masih sepi, sempet bingung juga nyari gerbang entrance-nya. Maklum belum pernah main kesitu.
Setelah ketemu tempat bongkar barang, langsung angkut ke lokasi.
Tampak peserta bazaar sedang menyiapkan standnya masing-masing.
Stand kaos mmc3 gak kebagian meja.
Tampak Pak Anas Deltamas tengah sibuk menyiapkan stand bazaarnya yang diisi dengan boneka.

Jam 10 acara dimulai, dibuka oleh emce yang luar biasa, Eko SHP.

Selasa, 16 Maret 2010

Menulis blog lagi: Cikarang-Bandung-Sumedang

Tak terasa 7 bulan sudah merintis usaha rumah makan sederhana dengan segala dinamikanya, dimulai dengan mempekerjakan dua orang karyawan. Bertahan hingga 3 bulan lalu keluar. Nyari orang untuk bantu bagian dapur ternyata tidak gampang, terpaksa warung tutup selama sebulan. Akhirnya usaha ini dikelola sendiri bersama istri. Selama 1 bulan setengah, jam 3.30 pagi pergi belanja ke pasar sementara istri menyiapkan bumbu dan mulai memasak bahan kemaren yang masih tersisa.
Untuk menghilangkan kejenuhan akhirnya kami putuskan untuk refreshing ke Bandung, bersilaturahmi dengan keluarga disana. Sekalian untuk minta resep sambel untuk ayam goreng.
Sabtu pagi terpaksa Kiki tidak masuk sekolah karena gak mungkin ditinggal dirumah sendirian.
Jarum jam menunjukan pukul 07.00, perjalanan menuju Bandung dimulai. Keluar jalan Citarik ambil arah Rengas Bandung. Jalanan belun terlalu ramai, hanya ada beberapa biker yang kearah Karawang, kupacu "belalang tempur" kuning dengan kecepatan 70 kpj. Wah...., ada yang tidak beres dengan motorku. Ternyata rantai roda belakangnya kendor. Terpaksa speednya dikurangi sambil cari-cari bengkel motor mulai dari Multistrada hingga akhirnya berhenti sebelum stasiun Klari.
Setelah rantai dikencangkan, kamipun melanjutkan perjalanan melalui Cikampek, Purwakarta lalu berbelok ke arah Sadang. Sengaja jalur yang kami pilih lewat Sadang, tidak lewat Padalarang karena tanjakannya tidak terlalu curam.
Jalanan dari Sadang ke Kalijati-Subang ini hanya bisa dilalui untuk 2 jalur mobil sehingga harus ekstra hati-hati tatkala akan menyalip kendaraan didepannya. Melewati rimbunnya kebun karet terasa teduh perjalanan ini. Didepan ada biker, nampaknya sales roti membawa keranjang roti yang berisi roti. Ada sparing partner nih, bisa susul menyusul. Ternyata jauh juga area sales roti tsb, jalan beriringan dari Sadang hingga jalan Cagak yang terkenal itu.
Dari jalan Cagak kami ambil arah kanan menuju Ciater. Tanjakannya tidak terlalu curam, cukup landai tapi jaraknya panjang. Dengan segala kemampuannya, Pesona 5 bisa menaklukan tanjakan panjang. Persimpangan ke arah pemandian air panas Ciater sudah lewat. Banyak sekali objek wisata yang kami lewati diantaranya Gunung Tangkuban Parahu, perkemahan Cikole.
Dari Lembang jalanan menurun dan berbelok hingga akhirnya sampe ke Ledeng. Udaranya yang sejuk menghilangkan penat berkendara selama 4 jam.
Cihampelas dilewati dengan sedikit tersendat hingga fly over Pasopati.

Selasa, 19 Januari 2010

Pengaruh fisbuk bagi perkembangan anak


Setiap sore menjelang magrib, Kiki belajar mengaji di rumah Bu Guru di kompleks Gardenville. Setelah pelajaran berakhir, Bu Guru mendekati Kiki dan berkata:
"Ki, nanti belajar lagi ya dirumah, diulangi lagi sama Mama, ya".
"Gak mau ah, Bu Guru", jawabnya protes.
"Lho, kenapa?", tanya Bu Guru keheranan.
"Abis Mamanya main fisbuk melulu."

Gubrak...!!!


Kamis, 24 Desember 2009

"Only in Cikarang"

Hari Sabtu ini, anak-anak akan menerima raport semester ganjil.
"Pak, sebelum raport dibagikan ada sumbangan uang ngisi raport buat Bu Guru", kata istriku ngasih laporan selepas pulang kerja.
"Sumbangan ngisi raport ?", tanyaku sambil mengernyitkan dahi.
"Iya, katanya sih sumbangan sukarela. Tapi hampir semua wali murid ngasih, masa kita gak ngasih?".

Semasa dulu sekolah, kayanya gak ada istilah uang ngisi raport. Baru di Cikarang ini dengar sumbangan jenis baru. Only in Cikarang

Selasa, 01 Desember 2009

Ceria Di Tempat Kerja


Bekerja tak selamanya menyenangkan. Ada saatnya Anda akan merasakan kerja sebagai beban. Saat mood semacam itu datang, bekerja bahkan seperti sebuah perbudakan. Maka yang Anda perlukan, adalah sebuah strategi agar bisa selalu bergembira dan ceria di tempat kerja.
Adalah tanggung jawab pribadi Anda, untuk menjadikan kantor dan pekerjaan sebagai dua hal yang membahagiakan. Sebab setengah dari usia Anda, mungkin akan Anda habiskan di sana. Berikut ini adalah tips untuk cerah ceria dan bergembira di tempat kerja, dari Susan M. Heatfield, seorang pakar HRD.
1. Pilihlah Untuk Bergembira
Bagian terbesar dari rasa bahagia dan senang, diciptakan oleh pilihan-pilihan. Maka, tetapkanlah pilihan untuk bergembira di tempat kerja. Galilah sisi positif dari tempat kerja dan pekerjaan Anda. Kabar baiknya, jika Anda mau sedikit mengalahkan ego Anda, maka Anda pasti bisa menemukan keceriaan dan kegembiraan.
2. Lakukan Apa Yang Anda Sukai
Lakukan apa yang Anda sukai dan senangi, setiap hari. Temukan apa yang Anda sukai dan senangi di tempat kerja Anda, pasti ada. Anda tidak akan mungkin merengut full time di sepanjang karir Anda. Anda pasti pernah tersenyum atau bahkan tertawa. Temukan itu kembali dan lakukan tanpa mengganggu produktifitas Anda. Apa yang Anda cari bukan pelarian melainkan esensi.
3. Ambil Alih Tanggung Jawab Self Development
Ingat selalu bahwa Anda adalah orang yang paling bertanggung jawab untuk pengembangan diri Anda. Sebab, Anda sendirilah manusia yang paling tertarik dengan diri Anda. Selain dengan belajar dan membaca, pola pengembangan diri yang terbaik untuk Anda adalah berinteraksi dan berkolaborasi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, klien, dan kustomer Anda.
4. Ambil Alih Tanggung Jawab Informasi Situasi
Jangan menunggu informasi yang masuk tentang apa yang sedang berlangsung di tempat kerja. Setiap orang sibuk untuk mengurusi dan memberi informasi kepada Anda. Ambil alih tanggung jawab itu denganaktif menggali informasi. Aktifkan saluran komunikasi Anda, agar Anda bisa mengakses berbagai informasi yang bisa mempermudah pekerjaan Anda dan agar Anda bisa merencanakan dan mengatur produktifitas kerja Anda.
5. Aktif Meminta Masukan
Mintalah masukan kepada boss Anda. Pujian darinya tentang hasil kerja Anda adalah motivasi. Mintalah masukan kepada rekan kerja Anda, dan komentar mereka bisa menjadi pengakuan. Mintalah masukan dari kustomer Anda. Apa yang mereka katakan, bisa menjadi afirmasi. Jika Anda cermati, apa yang diungkapkan di sini sangat jelas menggambarkan bagaimana Anda patutnya bekerja.
6. Komitmen Hanya Pada Yang Disanggupi
Hati-hati mengatakan "ya". Penyebab paling serius dari stress dan ketidakceriaan di tempat kerja adalah kegagalan memenuhi komitmen. Tips 1 sampai dengan tips 5 di atas, sangat membantu Anda untuk bisa makin sering mengatakan "ya".
7. Hindari Negatif
Pembicaraan negatif, gosip negatif, orang negatif, manusia negatif, dan bahkan alat kantor negatif. Anda bisa stress dan frustrasi di buatnya. Negatif dan positif, adalah dua hal yang paling mudah menular.
8. Latih Keberanian Profesional
Pahami tuntutan keberanian di dalam profesi Anda. Latihlah diri Anda dalam menguasainya. Public speaking, meeting, organizing, dan bahkan berdebat atau berkompetisi secara sehat. Latihlah untuk segala hal di dalam dan di tempat kerja Anda. Termasuk jika hanya untuk futsal bersama, naik sepeda bareng, arisan, buka bersama, atau upacara.
9. Make Friends
Jawab ini,"Do you have a best friend at work?"Jika Anda telah memiliki satu saja teman baik di tempat kerja, itu sudah cukup untuk menceriakan Anda. Jika Anda belum punya, cari.
10. Jika Semua Itu Gagal
Jika Anda masih belum bisa ceria juga, evaluasi ulang kantor Anda, profesi Anda, dan keseluruhan karir Anda. Bisa jadi, Anda harus pergi. Maka, mulailah mencari. Dan pencarian ini, sudah cukup menggembirakan Anda. Sebab hidup dan kebahagiaan, adalah identik dengan harapan.

Minggu, 22 November 2009

OOT : Duel Joomla vs Blogger


Akhirnya workshop Joomla vs blogger bisa terlaksana di RM Sami Kuring pada 22 November 2009. Pembentukan panitia pelaksana worshop ini sangat singkat dimana saat pembahasan grand launching Cimart 16 Oktober tercetus ide ini langsung ditunjuk Pak Akur sebagai ketuanya.
Suatu acara pasti membutuhkan dana untuk kelancaran kegiatannya. Untuk kesuksesan acara ini akhirnya dibuat sponsorship dengan beberapa pihak. Dengan waktu yang mepet, cuma 2 minggu sebelum pelaksanaan acara, saya diberi tugas untuk memasukan proposal sponsor ke Sari Roti.
Tembus engga ya? Lahaola aja, akhirnya saya telpon contact person yang dikasih oleh Pak Akur. Alhamdulillah dari Sari Roti bersedia barter product sebanyak 100 pcs roti dengan pemasangan iklan di seputarcikarang.com
Selain roti, tim yang lain berhasil menembus unilever dengan mendapatkan es krim. Di saat break time workshop setiap peserta mendapat roti yang empuk dan es cream yang enak.

Senin, 19 Oktober 2009

Halal bi halal ala Cimart




















Ada yang bisa merangkaikan cerita atas gambar-gambar di atas?

Rabu, 09 September 2009

Akhirnya datang juga....

Alhamdulillah, sejak bergabung dengan mmc1 4 bulan yang lalu, semangat untuk berwirausaha tetap terjaga. Berbagai kendala baik dari segi modal (finansial) hingga operasional lambat laun mulai terkuak. Dan pada 6 September 2009 ini adalah titik kulminasi dimana impian untuk membuka rumah makan khas sunda menemukan titik terang dengan dibukanya warung nasi sedehana "Pondok Rasa Cimandiri". Bertempat di ruko jalan Cimandiri 2D Blok V1 No. 5, minggu sore mulai beroperasi. selanjutnya.....

Senin, 24 Agustus 2009

Hari Pertama Cimart di Ruko Anggrek

Jumat sore sepulang kerja, menyempatkan diri mampir ke toko baru Cimart. Disana sudah ada Pak Wawan yang nampaknya sudah tak sabar ingin tau perubahan yang terjadi di bekas tokonya. Melihat perubahan yang terjadi beliau tersenyum puas.


Salah satu owner Cimart

Barang-barang pindahan dalam dus semalam sudah mulai ditata dalam rak. Ketiga karyawan Cimart nampak sibuk mengatur display produk.

Karyawan baru Cimart, Bobby dan Dicky sedang sibuk menata barang.

Beras adalah komoditi utama Cimart

Sementara itu beras diletakan dideretan depan sebelah kanan setelah pintu masuk, masih terlihat sedikit karena belum dikemas lagi kedalam plastik 5 kg dan 10 kg. Begitulah aktifitas hari pertama hingga sore hari di toko Cimart ruko anggrek. Kini Cimart lebih siap melayani anggota yang akan berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan lokasi yang lebih mudah dijangkau.

Jumat, 21 Agustus 2009

Tatkala biker menjadi driver

biker melintasi sungai di musim kemarau.

Kepindahan Cimart dari Jl. Tarum Barat ke ruko anggrek membutuhkan sarana angkutan yang memadai. Alhamdulillah, cimart mendapat support dari Pak Wisnu pemilik rumah makan Sami Kuring berupa pinjaman mobil box. Kebetulan supirnya sedang off, jadi Pak Bandi kelimpungan nyari orang yang mau jadi supir untuk cimart. Setelah 2 kali melemparkan masalah supir ini di milist cimart, akhirnya saya berinisiatif untuk tugas ini. "Ok, saya siap Pak".

Pukul 19.00 udah nyampe Netcomm tapi belum ada teman-teman cimart yang datang. Segerombolan anak-anak berpakaian putih tampak sedang pawai, berjalan membawa obor. Biar gak terlalu malam, langsung saja meluncur ke RM Sami Kuring.

"Selamat malam, Bapak mau makan apa?" dengan ramah seorang gadis menyambut saya di pintu masuk.

"Malam Mbak, saya mau ketemu Pak Larno", jawabku dengan pede.

"Darimana Pak?"

"Cimart."

"Silahkan duduk".
Tak lama keluar seorang pria dengan wajah yang nampak lusuh.

"Pak Bandi ya?" tembaknya.

"Bukan Pak, saya Gunawan dari cimart".

"Saya pikir mau ambil mobilnya sore tadi." tampak sedikit berpikir: kasih pinjem gak ya?

Setelah berbasa-basi sedikit akhirnya kunci mobil diberikan. "Paling telat jam 10 dah selesai Pak, cuma pake di seputar Cikarang Baru aja kok", kataku.

Setelah menerima kunci, lapor security dulu takut disangka kabur bawa mobil, bisa berabe urusan.

Sebuah mobil box, carry 1500 cc terparkir dipojokan dekat parkir motor. Kucoba mengatur posisi duduk supir supaya agak kedepan tapi gak bisa. (beda ya sama mobil pribadi)
Kunyalakan mesin, hidupin lampu depan lalu oper gigi mundur, kreuk terdengar suara perpindahan gigi yang kasar (udah perlu diservis lagi kayanya). Dengan hati-hati keluar dari pelataran parkir Sami Kuring, takut nyenggol mobil tamu (maklum biasa bawa motor, control areanya lebih kecil daripada mobil, bawanya malem lagi).

Sambil beradaptasi sesegera mungkin dengan mobil, aku segera meluncur ke Cimart.

Di Cimart sudah banyak orang disana, Pak Ceppy, Pak Ipung, Pak Firman. Sampai disana jam 19.30 berbarengan dengan Pak Wawan dan Pak Afrizal. Pak Nana, Pak Bandi. Segera saja tumpukan beras didalam cimart berpindah ke dalam mobil box. Ditemani Hendra, kita segera berangkat ke Netcomm (gila euy, meni berat kieu).

Sesampainya di Netcomm baru ada Pak Rui, Pak Eko dan Pak Anas. Tanpa dikomando lagi beras langsung dibongkar. Begitulah, kegiatan angkut barang dari Cimart ke ruko anggrek hingga 3 rit. Jam sepuluh kurang dikit, Pak Eko menemaniku mengembalikan mobil ke SK.
Terima kasih Pak Wisnu atas supportnya.

Maaf martabaknya gak sempet dikomentari (gak tau udah dibayar belum).

Tugas selesai.

Kamis, 20 Agustus 2009

Ada apa di Netcomm?

Mas, ada apa nih rame-rame? Tempat saya mau diapain?


Maaf tempat ini kami sita, saya lapor komandan dulu.

Aduh..., lupa ada janji sama cimart.


Tempat ini akan digunakan Cimart untuk grosir dan retail sembako.

Kamis, 13 Agustus 2009

Cimart......, lanjutkan

Dengan keterbatasan waktu yang ada, alhamdulillah semalam bertempat di toko Cimart hadir 7 orang pengurus. Pak Ceppi, Pak Firman, Pak Parjan, Pak Nana, Pak Nas, Pak Gun dan Pak Bandi. Pukul 20.00 diskusi dimulai.Tampak tumpukan karung beras diatas palet telah berubah menjadi seperti ini.

beras yang bisa tertawa

Alhamdulillah, itu artinya beras kita telah habis terjual. Tinggal beberapa kantong ukuran 5 kg dan 10 kg yang tersusun diatas rak.

beras yang bisa tersenyum

Karyawan

Dari 2 orang calon karyawan yang telah diwawancarai oleh Pak Eko dan Bu Win, disepakati kita akan terima keduanya sehingga total karyawan Cimart menjadi 3 orang. Mengingat, toko sering tutup lebih awal daripada kunjungan pelanggan dari kalangan anggota Cimart. Dengan 3 orang karywan ini bisa diatur jadwal jaga toko sehingga memungkin salah satunya untuk off. Selain itu salah satu karyawan akan difungsikan sebagai sales untuk barang yang jual secara grosir. Palu telah diketuk oleh Pak Parjan :"sah".

Penjualan beras

Selain menggunakan sistem telpon, Cimart juga akan mengkombinasikannya dengan door to door dengan membawa daftar barang/product list. Untuk mempercepat perputaran beras, setiap anggota wajib menjual 1 karung per bulan kepada tetangga terdekat, famili atau kenalan. Untuk meningkatkan nilai jual perlu membenahi sektor label yang ada dengan label kertas 2 warna. Tugas ini diemban oleh Pak Nana.

Pindah toko

Usulan untuk pindah toko ke lokasi yang lebih strategis nampaknya menjadi hal yang sangat urgen karena untuk jangka panjang lokasi toko saat ini kurang cocok untuk grosir. Lalu pindah kemana? Opsi pertama adalah ke ruko anggrek/lantai bawah Netcom dengan biaya sewa per tahun 20juta.

Opsi lain? Untuk sementara, peserta meeting hanya mengangkat bahu. Akhirnya tercetus ide untuk mencari tempat/ruko lain sebagai pembanding. Ruko deretan Arcade sudah diatas 25 juta per tahun. Akhirnya saya ditugasi untuk mencari informasi ruko sentra niaga, dua lantai. Deadline hari Sabtu. Diharapkan sebelum memasuki bulan puasa ini Cimart sudah pindah toko.

Senin, 03 Agustus 2009

Arghhh.......Kebakaran....kebakaran....

Acara yang berlangsung di lantai 2 gedung Islamic Center Bekasi pada 2 Agustus kemarin benar-benar membakar semangat audience untuk segera pindah kuadran menjadi entrepreneur. Sesi pertama yang isi oleh Pak Sonny Sofyan dengan tema cara aman pensiun dini pensiun kaya, benar-benar membuka wawasan betapa kita harus punya perhitungan yang cermat untuk memutuskan pensiun/resign dari tempat kerja. Harus ada reason yang benar-benar kuat. Jika alasannya hanya karena gaji kecil, suatu saat ketika kita sudah buka usaha ada yang menawarkan gaji yang lebih tinggi, maka bukan tidak mungkin tergoda kembali untuk menjadi karyawan. Paparan Pak Sonny ini sempat mengerem laju keinginan untuk jadi pengusaha. Intinya, kita harus berpikir, berhitung sebelum bertindak.


Purdi E Chandra, pemilik bimbel Primagama sedang membakar peserta tda

Namun, apa yang disampaikan oleh Pak Purdi sungguh bertolak belakang dengan pembicara pertama. Kalau mau jadi pengusaha itu seperti masuk ke kamar mandi. Gak perlu mikir lama-lama mau ngapain aja di kamar mandi. Kalau pun nanti di kamar mandi gak ada sabun, ya keluar aja ngambil sabun dulu diluar atau handuk terus masuk kamar mandi lagi.
Begitu simple. Artinya jalanin dulu usahanya. Jika nanti kita menemukan masalah ditengah jalan, baru pikirin gimana cara nyelesaikan masalah tersebut. Karena pada saat kepepet, maka akan timbul kreativitas. Setelah itu baru dievaluasi.


Wajah-wajah peserta seminar saat dibakar jadi pengusaha dengan cara gila

"Kalau mau jadi pengusaha, gak perlu pintar. Cari orang pintar untuk dijadikan karyawan oleh orang bodoh".

Salah satu peserta seminar mengajukan pertanyaan:

"Bapak kan kuliah gak lulus, gak nyuruh orang jadi pintar. Kenapa malah buka usaha bimbel Primagama?"

"Loh, saya gak ngajarin untuk jadi pintar. Saya cuma ngajarin cara jawab soal ujian supaya bisa masuk perguruan tinggi negeri. Masalah lulus kuliah atau tidak, saya tidak menjamin" jawabnya enteng.

"Makanya kalo mau jadi pengusaha, IPK gak boleh tinggi-tinggi."
"Anak saya kelas IV SD ranking 12, saat bagi raport berikutnya ranking 3. Saya malah khawatir, akhirnya saya beliin PS, komputer, mainan. Alhamdulillah sekarang ranking 15".
"Malas itu bagus."
"...????"
"Iya, malas ah punya usaha cuma satu, pengen bikin lagi supaya dua".
"O,....." manggut-manggut.
"Jangan lupa, sedekah harus banyak walaupun gak ikhlas. Orang bilang sedekah sedikit yang penting ikhlas. Sedekah sedikit, nanti diganti oleh tuhan juga sedikit".

Benar-benar cara berpikir yang berbeda dengan orang-orang kebanyakan.
Pulang dari seminar timbul semangat baru untuk segera mewujudkan impian menjadi pengusaha. No one can stop me.